Mungkin semua manusia menginginkan memiliki harta yang banyak, berlimpah yang dengan harta itu apa yang ingin dia peroleh dia dapatkan. Marilah kita tengok apa yang dapat diperoleh dengan harta.

Jika diinginkan oleh pemilik harta itu dalam bentuk fisik seperti ingin mempunyai rumah mewah lengkap dengan mobil, kolam renang, taman yang indah nan sejuk dipandang bisakah ia mendapatkannya ? jawabnya ya , sebab kita berbicara tentang pemilik harta yang luar biasa hartanya..

Baiklah anggaplah ia telah memiliki semua keinginannya termasuk bepergian kemanapun ia suka. Senangkah ia? Bahagiakah ia ?  mari kita lihat ….

Ketika ia belum mempunyai mobil dan mempunyai uang untuk membeli mobil senangkah ia? Betul tentu sangat senang, maka ia pun membeli mobil. Saat mobil tiba ia sangat senang, bahagia sekali tentu saja. Namun sampai kapan ia merasakan kebahagiaan seperti itu ? Hari-hari pertama terasa senangnya ia memiliki mobil seperti mau keliling kota seharian namun apa yang terjadi selanjutnya? selanjutnya beberapa bulan ataukah beberapa hari kemudian ia akan merasa seperti biasa-biasa saja bahkan ia merasa ada kekurangan yang ada pada mobilnya itu …demikian seterusnya.  Kesenangan dan kebahagiaan itu datang dan pergi , kita sadari atau tidak.

Terlebih lagi  saudaraku yang mulia, kesenangan … kebahagiaan seperti itu tidaklah berarti apa-apa jika hatinya dalam kondisi gelisah, tidak tenang , ia bepergian kesana kemari untuk meraih kesenangan, kebahagiaan untuk menghilangkan kegelisahan hatinya, kegundahan hatinya,  namun setelah itu apa? Apakah kesenangan, kebahagiaan itu melekat padanya? tidak saudaraku kesenangan, kebahagiaan itu hanya terjadi saat itu saja.

Namun ada suatu kesenangan dan kebahagiaan yang selalu melekat padanya yang membuatnya tenang.

Anda tahu CINTA ? Jika ia mencintai seseorang maka apapun akan diberikannya kepada KECINTAANNYA, hatinya tenang ketika KECINTAANNYA menghiburnya, memberikan ketenangan padanya, disaat ia gelisah maka KECINTAANNYA memberikan ketenangan, sehingga apapun yang menimpanya dia tak merasa khawatir selama KECINTAANNYA memberikan ketenangan padanya.

Ketahuilah saudaraku… CINTA anda kepada Allah Ta’ala akan memberikan ketenangan yang hakiki dan abadi….

Berikut petikan janji Allah Ta’ala :

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.

Kami lah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. (Q.S. 41:30-31)

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلائِكَةُ أَلا تَخَافُوا وَلا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ

نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الآخِرَةِ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنْفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ

Inilah Janji Allah Ta’ala sehingga kesusahan apapun yang menimpanya dalam kehidupan dunia dia masih punya harapan akan janji Allah dengan kesenangan, kebahagiaan dan ketenangan yang abadi.

Dan dalam hal kecintaan ini hal yang penting  diingat adalah firman Allah Ta’ala

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Katakanlah(Muhammad): “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Q.S.3:31)

Kecintaan kepada Allah Ta’ala dibuktikan dengan pengikutannya kepada ajaran-ajaran Rasulnya yang Mulia , Nabi Muhammad Shollallaahu ‘alaihi wa sallam .